Graphic Tablet

Intuos4 di meja penulis
Penulis menggunakan graphic tablet Wacom Intuos4

Graphic tablet adalah alat input yang memungkinkan penggunanya untuk menggambar pada komputer dengan tangan, seperti menggambar di atas kertas.

Graphic tablet (yang selanjutnya hanya disebut tablet) terdiri atas sebuah alas datar di mana penggunanya dapat menggambar di atasnya dengan menggunakan sebuah stylus yang terhubung ke alas tersebut. Stylus berbentuk seperti sebuah pulpen biasa, namun tidak menggunakan tinta. Hasil menggambar di atas alas biasanya tidak ditampilkan di alas tersebut, tetapi di layar monitor (kecuali untuk beberapa tipe graphic tablet tertentu).

Tujuan dari diciptakannya graphic tablet adalah untuk meningkatkan akurasi dan kepresisian dalam proyek –proyek desain grafis.

Sejarah dan Latar Belakang

Pada awalnya tablet umum dikenal sebagai spark (busi/percikan api) atau tablet akustik yang menggunakan stylus dengan cara kerja yang mengubah percikan pada busi (spark plug). Sistem ini relatif rumit dan mahal, selain itu juga sensitif terhadap suara bising dari luar, dikarenakan salah satu instrumen dalam sistem ini adalah mikrofon yang menerjemahkan percikan tadi ke dalam sinyal listrik.

Graphic tablet yang bisa disebut paling mirip dengan graphic tablet masa kini adalah RAND Tablet yang dikenal juga sebagai Grafacon (Graphic Converter), pertama kali diluncurkan pada 1964. RAND tablet menggunakan susunan kabel yang saling silang di bawah alas yang menerjemahkan koordinat vertikal dan horizontal ke dalam sinyal – sinyal listrik. Stylus kemudian menerima kembali sinyal tersebut, yang kemudian diterjemahkan kembali sebagai informasi posisi koordinat.

Graphic tablet mulai terkenal di akhir 1970 dan awal 1980-an mengikuti kesuksesan ID (Intelligent Digitizer) dan BitPad yang dibuat oleh SummaGraphic Corp. Graphic tablet ini banyak digunakan sebagai alat input untuk banyak program CAD (Computer Aided Design) sebagaimana banyak dijadikan satu paket dengan penjualan PC dan program AutoCAD.

Summagraphic juga membuat versi pabrikan dari BitPad yang dipasarkan oleh Apple Computer sebagai aksesori komputer buatan mereka. Tablet jenis ini menggunakan teknologi ‘magnetostrictive’ yang menggunakan jaringan yang terbuat dari alloy spesial yang diregangkan ke dalam sebuah lapisan padat untuk mengukur secara tepat letak stylus atau kursor.

Tablet untuk PC rumahan yang pertama adalah KoalaPAD, walaupu awalnya ditujukan untuk digunakan pada Apple II, KoalaPad memeperluas penggunaannya hingga dapat digunakan pada TRS-80, Commodore 64 dan komputer Atari 8-bit. Sebenarnya Atari sendiri juga memproduksi Graphic tablet dan diakui kualitasnya cukup baik.

Cara Penggunaan

Tablet pasif

Jenis inilah yang paling umum digunakan pada saat ini, khususnya buatan Wacom, menggunakan teknologi induksi elektromagnetik, di mana baik jaringan vertikal dan horizontal dari tablet berfungsi mentransmisikan dan menerima sinyal induksi tersebut.

Adapun kapan saat harus mentransmisikan dan menerima sinyal listrik ditentukan oleh Stylus. Sistem terbaru dari graphic tablet biasanya menambahkan fitur sensitif terhadap tekanan (pressure-sensitive) dan satu atau lebih tombol untuk mengaktifkannya, yang ditempatkan di stylus, bukan pada alasnya. Dengan menggunakan sinyal elektromagnetik, berarti tablet yang menggunakan cara ini tidak membutukan baterai sebagai sumber energi tambahan.

Tablet aktif

Tablet jenis ini menggunakan sumber energi tambahan berupa baterai untuk menghasilkan kualitas grafis yang lebih baik. Tablet jenis ini biasanya harganya lebih mahal.

Tablet berbeda dengan teknologi layar sentuh (touchscreen), karena graphic tablet memiliki tingkat kepresisian yang lebih tinggi dan tidak dapat dioperasikan hanya dengan sentuhan tangan, tetapi harus dengan stylus (kecuali bagi yang sudah dilengkapi fitur pressure sensitive).

Selain versi umum, tersedia juga versi khusus anak – anak dengan teknologi yang lebih sederhana dan fitur yang jauh lebih sedikit, sehingga harganya juga lebih murah.

Aksesori

Aksesori yang pertama kali digunakan untuk tablet adalah stylus yang berbentuk seperti mouse, hanya saja cara penggunaannya berbeda. Saat ini, semua graphic tablet dilengkapi dengan stylus dan mouse, selain itu untuk beberapa tipe yang lebih mahal biasanya juga dilengkapi berbagai peralatan lain untuk mendukung kualitas grafis yang lebih baik.

Stylus

Alat ini berbentuk seperti pulpen biasa, hanya saja tidak menggunakan tinta. Sebagian besar stylus saat ini dilangkapi dengan fitur pressure-sensitive, yang tingkatannya berbeda tergantung pada tingkatan graphic tablet itu sendiri. Stylus dari graphic tablet tingkat rendah biasanya memiliki 256 level sensitivitas, tingkat menengah 512 level dan tingkat tinggi 1024 level.

Penghapus Stylus

Sama seperti penghapus pensil, alat ini ditempatkan di bagian atas Stylus dan cara penggunaannya pun tidak ada bedanya dengan penghapus pensil biasa. Selain sebagai penghapus, alat ini juga dapat difungsikan sebagai kuas, yang tentunya juga memiliki tingkat sensitivitas sendiri.

Mouse

Agak berbada dengan mouse biasa, mouse yang digunakan pada graphic tablet biasanya memiliki tingkat keakuratan yang relatif tinggi dan mampu digunakan dengan dua macam cara; absolut dan relatif. Cara absolute adalah cara penggunaan mouse dengan tingkat kepresisian tinggi (biasanya digunakan untuk mendukung stylus), sedangkan cara relatif adalah cara penggunaan mouse seperti biasa.

Sebenarnya ada banyak peralatan lain untuk mendukung pengoperasian graphic tablet, namun seperti yang telah dibicarakan di atas, hal itu bergantung kepada tingkatan graphic tablet itu sendiri. Makin mahal maka peralatan pendukungnya juga makin lengkap.

Sumber : en.wikipedia.org dengan terjemahan dan perubahan seperlunya.

12 comments

    1. Graphic tablet ini alat yang dikhususkan untuk desain grafis. Alat ini membantu para desainer untuk menciptakan karya desain dengan lebih cepat dan hasil yang lebih mengagumkan dibandingkan dengan hanya mengunakan mouse biasa.

      alat input & output yang terbaru apa ya? Kamera yang bisa bikin user bisa berinteraksi langsung dengan karakter dalam game kali ya…? ;p

    1. yg paling murah sih itu tergantung harga waktu belinya (tergantung kurs US$) tapi setau saya sih yg paling umum dipake di Indonesia keluarannya Wacom. Soalnya tipenya pasif jadi pen / stylusnya udah gak perlu batere tambahan lagi. Bisa diliat di GlodokShop.com, lumayan lengkap koq di situ…😛

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s