CorelDraw Tutorial : Membuat Icon Kelereng

Sebenarnya tutorial kali ini lebih cocok disebut sebagai tutorial gabungan antara CorelDraw dengan Photoshop, karena  setelah selesai membuat gambar di CorelDraw kita akan ‘mengekspornya’ ke Photoshop untuk kemudian disimpan ke dalam format yang kita maksud, windows icon atau .ico.

Sebelum mengikuti tutorial ini lebih jauh, terlebih dahulu carilah file plug-in untuk format .ico yang dikhususkan untuk versi Photoshop yang ter-install di komputer Anda melalui mesin pencari yang ada. Setelah mendapatkan file yang dimaksud, download dan simpanlah file tersebut di folder C:/Program Files/Adobe/Adobe Photoshop (versi yang ter-install)/Plug-Ins/File Formats. Dengan ini Anda sudah bisa menyimpan file gambar dalam format .ico setelah nanti kita mengekspornya dari CorelDraw.

Setelah itu, seperti biasa bukalah program CorelDraw Anda lalu buatlah dokumen baru lalu atur ukurannya dengan menu ‘Layout > Page Setup’

Sehingga muncul kotak dialog seperti ini

Seperti terlihat di gambar, aturlah dokumen Anda menjadi berukuran 50×50 pixel dengan resolusi 72 dpi. Jangan khawatir gambar ini akan menjadi terlalu kecil untuk dilihat pada saat pengeditan karena kita selalu bisa zoom in dan zoom out.

Hal selanjutnya yang harus dilakukan adalah membuat sebuah lingkaran. Ingatlah kita sedang membuat kelereng sehingga kita memerlukan lingkaran yang bulat sempurna. Untuk itu tekanlah tombol Ctrl saat membuat lingkaran dengan ‘Ellipse tool’

Lingkaran yang diharapkan adalah yang seperti ini

Lingkaran ini akan kita gunakan untuk hiasan pada bagian luarnya, sehingga hasilnya nanti tidak hanya akan terlihat seperti sebuah kelereng, tetapi juga akan terlihat seperti sebuah tombol. Isilah lingkaran itu dengan warna yang Anda sukai, caranya dengan klik pada warna yang diinginkan yang berada pada palet warna. Palet warna sendiri terletak di sisi paling kanan pada jendela kerja program CorelDraw Anda. Dan juga apabila Anda tidak menginginkan outline pada gambar ini, Anda bisa menghilangkannya dengan klik kanan pada kotak yang berisi tanda silang pada palet warna, yang merupakan simbol ‘tanpa warna’.

Agar menjadi lebih indah, Anda bisa menambahkan efek gambar timbul dengan menu ‘Effect > Bevel’

Hasil dari efek ‘Bevel’ itu kira – kira seperti ini.

Lingkaran abu – abu yang berukuran lebih kecil di bagian tengah merupakan bayangan yang juga dibuat dengan menggunakan ‘Ellipse Tool’. Bayangan ini kemudian dapat diatur transparansinya melalui ‘Interactive Transparency Tool’ hingga didapat hasil seperti ini

Langkah selanjutnya adalah membuat kelereng untuk bagian tengahnya. Lagi – lagi dengan menggunakan ‘Ellipse Tool’, hanya saja kali ini kita akan mengisinya dengan mengunakan ‘Fountain Fill Tool’

Pada kotak dialog ‘Fountain Fill Tool’, aturlah warna untuk kelereng seperti yang Anda inginkan, saya sendiri menggunakan tiga warna yang merupakan gradasi warna dari putih ke merah. Seperti yang terlihat di bawah ini

Klik OK lalu Anda akan melihat hasilnya seperti di bawah ini

Sekali lagi kita akan membuat lingkaran, kali ini untuk bagian kilauan pada bagian atas kelereng. Dan untuk membuatnya lebih menarik, kita juga akan menggunakan ‘Interactive Transparency Tool’. Hasilnya kira – kira seperti ini

Hal terakhir yang harus dilakukan adalah menambahkan teks. Hal ini dirasa perlu untuk menandakan folder yang menggunakan icon yang Anda buat, sehingga Anda bisa menemukannya dengan mudah di dalam media penyimpanan data Anda.

Dengan mengunakan ‘Text Tool’ mulailah membuat teks sesuai dengan keinginan dan selera Anda. Hanya saja pastikan tulisan yang Anda buat sesuai dengan nama atau identitas folder yang akan menggunakannya.

Beginilah jadinya setelah diberi teks

Anda dapat menyimpannya hanya dengan menekan tombol Ctrl+S, sedangkan untuk mengekspornya ke Photoshop, gunakanlah menu ‘FIle > Export’ yang akan memunculkan kotak dialog seperti di bawah ini

Terlihat bahwa file icon tersebut kita ekspor ke dalam bentuk .psd atau Photoshop Document. Hal ini dilakukan guna mempermudah pengeditan berikutnya di Photoshop.

Selanjutnya kotak dialog lainnya akan muncul. Kotak dialog yang satu ini berkaitan dengan kualitas dan bentuk file icon setelah nanti diekspor ke Photoshop.

Yang paling penting dari pilihan – pilihan yang tersedia di sini adalah beri tanda pada ‘Anti-Aliasing’ dan ‘Transparent Background’. Kedua pilihan ini akan membuat icon yang kita buat akan menjadi lebih tajam gambarnya dan latar belakangnya transparan.

Sekarang hanya tinggal membuka program photoshop Anda dan membuka file icon yang baru saja kita buat

Hal terakhir yang harus dilakukan adalah menyimpannya ke dalam format .ico.

Mulai saat ini kita dapat menyimpan file icon buatan kita sendiri karena kita sudah punya plug-in untuk file berformat .ico.

Selain cara yang sudah saya paparkan di atas, mungkin masih ada cara lainnya untuk membuat icon dengan menggunakan CorelDraw hanya saja saya belum mengetahuinya. Apabila ada yang mengetahui cara lain dalam membuat icon dengan CorelDraw jangan sungkan untuk beritahu saya ya!😀

3 comments

  1. mas klo murni photoshop bisa g soalnya klo sudah di save tetep ada background kotak putih dibelakangnya, thx

    maksudnya supaya jadi seperti favicon yang ada pd wp.com tanpa kotak putih, klo bisa detail

    1. Wah malah bisa sekali kalau murni di photoshop, cuma syaratnya yah add-on yang supaya bisa simpan dalam format .ico-nya itu didownload dan disimpan dulu. Kalau di Belakangnya masih ada latar belakang putih coba layer background-nya dinonaktifkan dulu visibity-nya. Semoga sukses mencobanya…😉

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s